MUTIARA-QOLBU

ALLAH SUDAH ATUR REZEKY KITA


Mengapa kadang kita sangat risau akan rezeki kita ??
Mengapa kadang kita selalu berkeluh kesah akan rezeki kita ??
Mengapa kita selalu berprasangka buruk kepada yg memberikan rezeki pada kita ??
Mengapa kita selalu mati matian dalam mencari rezeki ??
Mengapa kita selalu menghalalkan segala cara dalam mencari rezeki ??

Memang kita wajib untuk berikhtiar dalam mencari rezeki tapi bukan berarti kita melupakan kewajiban kita kepada sang pemberi rezeki, ingatlah Allah punya HAK penuh atas diri kita ini, karena sesungguhnya Allah tidak akan menciptakan manusia kecuali untuk beribadah kepadanya
Rezeki itu bukan hanya berbentuk uang dan materi, tapi kita diberikan kesehatan itu juga rezeki yg sangat luar biasa
Berbaik sangkalah kepada Allah yang maha pemberi rezeki, mungkin dengan begitulah cara Allah ingin meringankan Hisab kita kelak.

Rezeki akan kesehatan itu sangat luat biasa,
Bagaimana tidak, seandainya kita sakit dan harus memakai oksigen, berapa biaya perhari yang harus kita bayar saat kita pakai oksigen, sedangkan Allah kasi kita nafas itu gratis, itu baru nafas, belum lagi, mata, telinga, hidung, mulut, tangan, kaki dll masihkan kita menolak bersyukur atas rezeki dan nikmat yang telah diberikan oleh Allah ??

Jangan sampai karena kesibukan kita dengan dunia melupakan akhirat kita
Jangan sampai karena terlalu sibuk mencari rezeki membuat kita meninggalkan ibadah kita

Berbicara tentang Dunia tidak akan ada habisnya, dan mengejarnya tidak akan ada puasnya, sebab dunia hanya akan didapatkan dengan susah payah dan kerja keras, mengorbankan tenaga dan pikiran yang sangat banyak, dan kadang-kadang terpaksa harus bergaul dengan orang-orang yang berperangai jahat dan buruk. Berbeda halnya jika menyibukkan diri dengan berbagai macam ibadah; jiwa menjadi tentram dan hati merasa sejuk, menerima takdir Allah dengan tulus dan sabar, ditambah akan menerima balasan di akhirat. Dua hal di atas jelas berbeda dan (setiap orang) tentu akan memilih yang lebih baik dan kekal.

Demikianlah kenikmatan dunia, yang pasti pada saatnya akan punah dan binasa.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an Allah berfirman:

“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (Surah Al-A’laa: 16-17)

Semua dalil-dalil, baik dari Al-Qur’an maupun as-Sunnah, mendorong seorang yang beriman untuk tidak terlalu bergantung kepada dunia dan lebih mengharapkan akhirat yang lebih baik dan lebih kekal.

Simpanlah DUNIA di tanganmu dan AKHIRAT di Hatimu,
Agar kamu tidak lalai olehnya.

Dan jadikanlah niatmu dengan mencari rezeki sebagai jalan untuk bekalmu di AKHIRAT nanti.

Baarokalloohu fiikunna💐

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: